KONSEP
TEKNOLOGI GAME KOMPUTER DALAM ASPEK TEKNOLOGI DAN BISNIS
Di
era teknologi ini, game komputer sangat digemari oleh masyarakat dari
berbagai lapisan. Game yang merujuk pada maksud permainan digital
yang dimainkan dengan komputer ini sudah menjadi “barang hiburan”
di masyarakat luas. Bila beberapa puluh tahun lalu masyarakat hanya
memainkan game tradisional yang dalam arti bermain langsung tanpa
perantara komputer, kini bila mendengar kata ‘game’ berarti
bermain permainan di komputer. Bila menyangkut komputer berarti ada
teknologi yang terkait di dalamnya. Bagaimanakah konsep teknologi
game tersebut? Apakah ada kaitannya dengan bisnis?
Game
yang kita bahas saat ini berarti menjalankan sebuah aplikasi yang di
install di sebuah komputer. Aplikasi game itu sendiri dapat
dijalankan pada sebuah platform(alas/lantai) yang ada di komputer
untuk aplikasi game tersebut. Untuk membuat game itu sendiri terdapat
beberapa software aplikasi pembuat game, seperti Unity3D, Game maker,
ogre3D, dll. . Setiap software tentunya memiliki keunggulan dan
kekurangan masing-masing.
Perkembangan
game pun sangat pesat sehingga banyak perusahaan berbasis IT yang
menjual berbagai game komputer. Oleh karena itulah, game berkembang
bukan hanya sebuah hiburan semata, tetapi menjadi bisnis. Seperti
yang saya perhatikan, banyak game komputer yang gratis dalam
pengunduhannya, namun saat dimainkan, bila ingin lanjut ke level yang
lebih tinggi misalnya, atau mau menambah power dalam game tersebut,
harus membayar kepada perusahaan pembuat game tersebut. Selain itu,
banyak orang yang menjadi game cheater, yaitu orang yang memainkan
karakter game milik orang lain, yang tentunya game cheater harus
orang yang handal dalam memainkan game.
KONSEP
PEMBUATAN SCRIPT GAME
Ada
2 cara dalam pembuatan game, yaitu dengan membuat sendiri progranya
atau dengan menggunakan game maker yang hanya drag and drop saja.
Namun kali ini saya akan membahas tentang pembuatan game dengan
script alias ngoding sendiri.
Pembuatan
script game bisa dilakukan dengan berbagai bahasa pemrograman,
contohnya yang paling sering dipakai adalah bahsa C++, VB, Java, dll.
. Meskipun terdapat banyak sekali pilihan bahasa, namun ada beberapa
hal yang perlu diperhatikan.
Pemilihan
Bahasa Pemrograman
1.
Speed
Bahasa
scripting untuk game harus mampu berjalan
secepat mungkin. Jika kita berniat untuk menggunakan banyak
script untuk perilakukarakter dan kejadian di level game, maka
scriptakan perlu untuk mengeksekusi sebagai bagiandari loop game
utama. Ini berarti bahwa scriptyang lambat akan memakan waktu yang
kita butuhkan untuk membuat suatu
adegan,menjalankan mesin fisika, atau menyiapkan audio.
2.
Kompilasi dan Interpretasi (penyusunan dan penafsiran)
Bahasa
scripting secara luasdiinterpretasikan,melalui susunan
serangkaian byte. Penafsiran bahasa
diambil melalui formatteks. Interpreter melihat setiap baris,
penyusunan bekerja sesuai yang
maksud dari script, danmelakukan tindakan yang spesifik. Bahasa
byte-terkompilasi dikonversi dari teks ke formatinternal, yang
disebut byte code. Kode byte biasanya
jauh lebih padat daripada format teks.Karena kode byte dalam suatu
formatdioptimalkan ketika dieksekusi, agar dapat berjalan
lebih cepat.
3.
Ekstensibilitas dan Integrasi
Bahasa
scripting perlu memiliki akses kefungsi yang signifikan ke dalam
game. Sebuahscript yang mengendalikan karakter, misalnya, harus mampu
untuk menanyai game untuk mencaritahu apa yang bisa dilihat dan
kemudianmembiarkan game tahu apa yang akan dilakukansebagai aksinya.
4.
Re-Entrancy (ikut serta ulang)
Fungsi
ini sering berguna untuk memanggilscript menjadi diikutsertakan
ulang. Mereka dapat berjalan untuk sementara waktu, dan
ketikaanggaran waktu telah habis script akan dapatditunda. Ketika
script selanjutnya mendapatkan beberapa waktu kembali, maka akan
dapatmenjalankan kembali script yang ditundasebelumnya.Hal ini sering
membantu untuk membiarkankontrol hasil script saat mencapai jeda
normal.Kemudian sebuah algoritma penjadwalan dapatmemberikan lebih
banyak waktu untuk meminimalisasi penggunaan sumber daya.
Sebuah
script untuk mengendalikan sebuahkarakter, misalnya, mungkin memiliki
limatahapan yang berbeda (memeriksa situasi,memeriksa kesehatan,
menentukan gerakan,rencana rute, dan melaksanakan gerakan). Inisemua
dapat dimasukkan dalam satu script yangmenghasilkan penyekat antara
setiap bagian.Kemudian masing-masing akan berjalan dengansetiap lima
frame, dan beban dari eksekusi AI akan didistribusikan.
5. Embedding
(Penanaman)
Embedding
berhubungan dengan ekstensibilitas.Sebuah bahasa yang tertanam
dirancang untuk dimasukkan ke dalam program lain. Ketika
kitamenjalankan bahasa scripting dari workstation, biasanya
akan menjalankan program khusus untuk menafsirkan file source
code. Dalam game, sistemscripting perlu dikontrol dari dalam program
utama.Game yang menentukan jalannya script harusdijalankan dan harus
dapat memberitahu mesin terkait bahasa
scripting yang cocok untuk memproses scripttersebut.
6. Open
Source
Bahasa
yang open source yaitu bahasa yang bisa di pakai di berbagai operasi
sistem. Bahasa seperti ini contohnya C++, Java. Sebaiknya dalam
membuat script game menggunakan bahasa yang open source, agar
aplikasi game dapat dipakai oleh pengguna opersi sistem apapun.
KONSEP
AI DALAM GAME KOMPUTER
Pernahkah kamu memainkan game dengan lawan komputer alias game itu sendiri? Itulah AI atau Artificial Intelligient,
BENTUK ARSITEKTUR PERANGKAT LUNAK GAME
Seperti apakah arsitektur perangkat lunak game sehingga dapat menjalankan game atau memainkannya dengan AI?
Arsitektur mesin game adalah system perangkat lunak yang dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game.Simplenya dari arsitektur mesin game itu adalah rancangan dari sistem perangkat lunak dari game itu sendiri. Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. Engine bukanlah executable program, artinya engine tidak bisa dijalankan sebagai program yang berdiri sendiri. Diperlukan sebuah program utama sebagai entry point atau titik awal jalannya program.
DAFTAR
PUSTAKA:
https://rezkinadia.wordpress.com/2016/03/07/teknologi-game/